secretariat@lbhpers.org
(021) 79183485

POLICY BRIEF Dampak Operasionalisasi Akal Imitasi (AI) terhadap Ekosistem Kebebasan Berekspresi dan Kemerdekaan Pers di Indonesia

Posted by: LBH Pers
Category: Penelitian

Policy Brief ini disusun sebagai dengan tujuan mengidentifikasi Dampak Operasionalisasi AI secara khusus pada ekosistem kebebasan berekspresi dan kemerdekaan Pers di Indonesia. Pada ekosistem kebebasan berekspresi, dampak struktural yang dapat terjadi adalah bias dan erosi terhadap pluralism informasi yang terhadi akibat algoritma operasionalisasi AI. Bias tersebut juga bukan semata-mata terjadi di ruang digital, melainkan teramplifikasi dalam kehidupan nyata atau biasa disebut real-world violence. Perkambangan AI saat ini yang dialami oleh Masyarakat sipil adalah praktik pelecehan seksual yang difasilitasi oleh teknologi AI dan serangan terstruktur yang digunakan untuk menarget kelompok dengan suara kritis – termasuk dalam hal ini Jurnalis.

Sedangkan pada ekosistem media, kemunculan AI seperti 2 (dua) mata koin dimana pada satu sisi membuat kerja-kerja jurnalis dan dapur produksi menjadi lebih efektif dan efisien. Namun di sisi yang lain, kehadiran Perusahaan big tech dan platform dengan mengoperasionalisasi AI seperti search engine overview bertindak sebagai publisher dalam bentuk baru. Permasalahan muncul pada saat platform dan Perusahaan AI mengekstrak konten yang telah diproduksi oleh Perusahaan Media tanpa memberikan konpensasi yang layak (fair use). Pengambilan data illegal tersebut dapat mengalihkan pendapatan dari media independen yang pada akhirnya akan berdampak pada akses terhadap informasi oleh Masyarakat.

Policy Brief ini juga memuat assessment terhadap produk regulasi dan kebijakan Nasional Indonesia mengenai AI yang harapannya dapat menjadi pedoman bagi para pemangku kebijakan.

 

Jakarta, 6 Mei 2026
LBH Pers

 

Unduh dokumen POLICY BRIEF Dampak Operasionalisasi Akal Imitasi (AI) terhadap Ekosistem Kebebasan Berekspresi dan Kemerdekaan Pers di Indonesia di bawah :

Akun LBH Pers
Author: LBH Pers

Tinggalkan Balasan