Sab. Okt 31st, 2020

defending press freedom

Protokol Keamanan dalam Meliput Isu Kejahatan Lingkungan

2 min read

Pengantar

Setelah lima bulan melakukan penelitian dan sejumlah pertemuan, Lembaga Bantuan Hukum Pers akhirnya menyelesaikan penyusunan buku protokol keamanan liputan bagi jurnalis lingkungan ini.  Pertemuan kami gelar dengan melibatkan pembela hak asasi manusia bidang lingkungan. Mereka adalah aktivis Civil Society Organization, jurnalis, dan pihak lain yang memiliki kaitan dengan isu ini.

Buku ini memuat rencana keselamatan dalam rencana kerja, dengan penjelasan singkat tentang langkah-langkah yang perlu diambil ketika jurnalis meliput. Tak ada langkah yang mutlak tepat diambil jurnalis saat melakukan peliputan. Yang ada adalah, jurnalis dan kantor media massa harus cakap mengelola pilihan atas rencana keselamatan dan konsekuensinya. Jurnalis dan kantor media massa harus melakukan asesmen, bertukar pendapat, dan melontarkan pertanyaan secara tepat. Selain itu, jurnalis perlu merancang
peliputan secara utuh.

Buku ini bisa membantu jurnalis memahami logika dan proses perlindungan keselamatan peliputan. Kemampuan jurnalis memahami logika dan proses peliputan, sudah merupakan bagian dari keselamatan. Tak ada satu rencana keselamatan yang selalu sesuai untuk semua situasi. LBH Pers memahami, jurnalis dan kantor media massa memiliki pengetahuan dan pengalaman masing- masing, yang juga bisa jadi pertimbangan untuk merancang keselamatan.

Terbitnya buku ini merupakan upaya kami untuk mengoptimalkan kesiapan jurnalis saat peliputan. Kami juga berharap penerbitan buku ini bisa meningkatkan komitmen pemilik maupun pimpinan media agar membuat mekanisme perlindungan keamanan bagi jurnalis peliput isu lingkungan.

Kami, LBH Pers, mengucapkan terima kasih kepada Kemitraan-The Partnership for Governance Reform, Ratna Ariyanti sebagai peneliti, dan narasumber yang telah mendukung terbitnya buku ini. Sekali lagi, kami berharap buku ini bisa membantu untuk meningkatkan perlindungan dan keselamatan para jurnalis peliput isu lingkungan.

Kami sungguh menyadari, buku protokol keamanan ini tak mampu memberikan jaminan keselamatan terhadap jurnalis. Jurnalis dan kantor media massalah yang bertanggung jawab penuh atas keselamatan peliputan. Kami menantikan saran dan masukan dari Anda
sekalian

Ade Wahyudin
Direktur Eksekutif LBH Pers

Protokol Kemananan dalam Meliput Isu Kejahatan Lingkungan sengaja kami buat dalam dua versi yakni e-book dan berupa buku cetak . Hal itu untuk memudahkan akses publik terhadap hasil riset ini ( versi e-book dapat diunduh di sini).

Tinggalkan Balasan