Sel. Okt 15th, 2019

defending press freedom

Sidang Pertama Pekerja Majalah Femina Tidak Dihadiri PT. Gaya Media Favorit dan PT Gaya Favorit Press (Tergugat)

2 min read

Sebelumnya para pekerja media majalah femina yang tergabung dalam Forum Komunikasi Karyawan Femina Group (FKKFG) telah melakukan penuntutan hak gaji yang belum dibayarkan oleh PT. Gaya Media Favorit, PT Gaya Favorit Press, PT Chandra Sakti dan PT. Media Favorit Internasional yang kesemuanya tergabung dalam holding Femina Group.

Kasus ini telah bergulir lama sejak 20 September 2017, Para pekerja didampingi oleh kuasa hukum dari LBH Pers menuntut hak-hak normatif yang belum dibayarkan oleh PT. Gaya Media Favorit, PT Gaya Favorit Press, PT Chandra Sakti dan PT. Media Favorit Internasional.

Hak-hak normatif tersebut di antaranya hak atas gaji dan THR yang sebagian tertunggak, uang tunjangan, transparansi pembayaran BPJS Ketenagakerjaan dan perhitungan gaji, uang simpanan karyawan. Kondisi ini menyulitkan pemenuhan kebutuhan domestik para karyawan

Pada akhirnya para pekerja meminta keadilan dengan mengajukan 4 gugatan perselisihan hubungan industrial di Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan tersebut dilayangkan kepada PT. Gaya Media Favorit, PT Gaya Favorit Press, PT Chandra Sakti dan PT. Media Favorit Internasional.

Pada hari kamis 04 Oktober 2018 adalah sidang perdana untuk perkara nomor 271 dan 270 dengan Tergugat PT. Gaya Media Favorit, PT Gaya Favorit Press. Dalam sidang perdana ini, pihak Tergugat tidak datang mengadiri panggilan pengadilan, meskipun majelis hakim yang diketuai oleh Wiwik Suhartono, SH. MH untuk perkara nomor 271 dan oleh H. Eko Sugiato, SH, MH untuk perkara nomor 270 telah memastikan bahwa surat panggilan telah diterima oleh HRD Tergugat atas nama Reny. Pihak Pekerja (penggugat) menyayangkan ketidakhadiran dari Tergugat.

Secara umum, tuntutan Para Penggugat adalah meminta kepada Para Tergugat untuk membayarkan hak-hak pekerja atau gaji para pekerja yang belum dibayarkan dan juga memberikan PHK kepada pekerja berikut hak normatifnya sebagaimana dalam Pasal 169 UU Ketenagakerjaan. Hal tersebut adalah jalan satu-satunya untuk memberikan keadilan dan kepastian hukum kepada Para Penggugat.

Acara sidang selanjutnya adalah
– Untuk perkara nomor 270, 271 dan 272 dengan Tergugat PT. Gaya Media Favorit, PT Gaya Favorit Press dan PT Chandra Sakti akan dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2018.
– Dan untuk perakara nomor 269 dengan Tergugat PT. Media Favorit Internasional akan dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2018.

Jakarta, 04 Oktober 2018
Lembaga Bantuan Hukum Pers

Narahubung
Ade Wahyudin (085773238190)

Tinggalkan Balasan